Cara Mudah Unggah Dokumen Penerbangan Lewat Aplikasi Travelation

PTAngkasaPuraIImenciptakan aplikasiTravelationuntuk pengecekan secara digitaldokumenpenerbanganpenumpangpesawatdi tengahpandemiCovid 19ini. Namun, aplikasi tersebut ini telah digunakan dalam rangka uji coba di 19 bandara yang dikelolaPTAngkasaPuraII. "Travelation pertama kali diuji coba diBandaraSoekarno Hattapada bulan lalu, dan kini sudah dilakukan uji coba di 19 bandaraPTAngkasaPuraII," kata Direktur UtamaPTAngkasaPuraII,MuhammadAwaluddin, Kamis (26/6/2020).

Menurut dia, penumpang pesawat menyambut baik Travelation lantaran membuat prosedur penerbangan yang ketat dapat dijalankan secara sederhana. "Di mana sampai saat ini jumlah pengguna yang melakukan registrasi diTravelationmencapai 15.000 pengguna," sambung Awaluddin. Seperti diketahui, saat ini dokumen perjalanan yang dibutuhkan calonpenumpangpesawatuntuk diizinkan terbang adalah identitas diri seperti KTP, tiket penerbangan, dan surat hasil rapid test dan PCR test.

Sementara untuk rapid test berlaku maksimal tiga hari pada keberangkatan dan tujuh hari untuk PCR test. Calon penumpang pesawat dapat mengunggah (upload) ketiga dokumen tersebut ke aplikasi Travelation melalui travelation.angkasapura2.co.id untuk dilakukan pengecekan secara digital oleh administrator. Setelah dilakukan pengecekan, calon penumpang akan mendapat QR Code untuk kemudian diverifikasi di bandaraPTAngkasaPuraII.

"Proses pengecekan secara digital ini dapat mempersingkat waktu di bandara, di mana antrean panjang di bandara dapat dihindari," kata Awaluddin. Walau cepat, ia mengklaim kalau prosedur penerbangan tetap diberlakukan secara ketat sejak pemeriksaan dokumen. "Pada masa uji coba ini, surat asli hasil PCR test atau rapid test juga masih akan diverifikasi di terminal keberangkatan," terang Awaluddin.

AplikasiTravelationjuga terhubung dengan e HAC (Health Alert Card) yang harus diisi olehpenumpangpesawatdan dicek secara digital oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes). Selain itu, aplikasi PeduliLindungi juga terhubung denganTravelation. Adapun sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 No. 07/2020,penumpangpesawatjuga wajib mengunduh aplikasi PeduliLindungi dalam melakukan perjalanan.

Muhammad Awaluddin mengatakan Travelation ke depannya bukan hanya digunakan bagi penumpang pesawat saja. Namun, bisa dikembangkan sebagai terminal access control berupa Airport ID bagi pekerja bandara dan pengunjung bandara. "Untuk mendukung prinsip keamanan, keselamatan, pelayanan dan pemenuhan prosedur termasuk di tengah pandemi," tutup dia.

Related Posts