Banyak Wanita Takut Konsumsi Suplemen Susu Protein, Khawatir Ototnya Besar Seperti Binaragawan

Banyak sekali wanita terutama yang baru mengenal fitness, takut atau ragu untuk mencoba konsumsi suplemen susu protein. Mereka takut ototnya besar seperti binaragawan pria. Padahal, kadar hormon testosteron dalam tubuh wanita jauh lebih sedikit dibanding pria.

Hormon testosteron adalah hormon yang dapat membantu proses pembentukan otot. Karena kadar testosteron yang sedikit, otot wanita tidak bisa membesar seperti otot pria pada umumnya. Hal ini dibuktikan oleh Agnes Cassandra, seorang penggiat fitness yang mengikuti tantangan 15 hari dari Evolene waktu lalu.

Agnes sendiri sebenarnya sudah menjalani program homeworkout selama lima tahun terakhir. Padatnya kesibukan membuat Agnes jadi kurang konsisten dalam menjalani latihannya. Tujuan Agnes memulai homeworkout itu sangat sederhana.

Agnes ingin menggantikan lemak di tubuh menjadi massa otot yang lebih terdefinisi serta badan yang lebih kencang. Setelah melihat tantangan lima belas hari dari Evolene melalui instagram, niat Agnes untuk konsisten latihan mulai terbentuk kembali. Berat badan Agnes sebelum memulai challenge adalah 50 kilogram dengan body fat yang masih cukup terlihat.

Untuk mendukung latihan yang sedang Agnes jalani, Agnes juga minum Evolene Whey Protein sehari dua sachet. Satu sachet di pagi hari dan satu sachet di malam hari sebagai snack. Setelah melalui dua minggu yang terasa sangat panjang bagi Agnes, berat badan akhir Agnes berada di angka 48 kilogram.

Meski secara angka bisa terbilang tidak begitu besar, otot perut Agnes semakin terdefinisi dan secara keseluruhan juga semakin lean. Sebuah pencapaian baru dan besar bagi Agnes untuk memulai gaya hidup sehat. 15 days challenge dari Evolene dianggap Agnes sebagai permulaan gaya hidup sehat.

“Ga masalah ga menang, paling tidak badan jadi semakin langsing dan berani mulai gaya hidup sehat” ungkap Agnes. Agnes menegaskan kalau dia tidak fokus untuk menurunkan berat badan, melainkan membentuk otot perut yang semakin terdefinisi. “Whey Protein bantu aku jadi lebih cepat kenyang, aku jadi mudah menjaga porsi makan di siang dan malam hari,” tutur Agnes.

Agnes menjadi sadar pentingnya mencukupi protein untuk menunjang latihannya. Sebelum konsumsi Evolene Whey Protein, Agnes memang merasa kurus tapi hanya sekedar kurus. Bersama Evolene Whey Protein, Agnes merasa lebih berisi namun bukan lemak melainkan massa otot. Agnes juga merasa lebih bertenaga setelah konsumsi Evolene Whey Protein dengan rutin.

“Tenaga bertambah, tidak bikin jerawatan, bikin cepet kenyang. Mantep banget deh khasiatnya Evolene,” pungkas Agnes. Meski Challenge 15 hari dari Evolene sudah berakhir, Agnes tetap bertekad untuk melanjutkan kebiasaan barunya ini dengan lebih konsisten. Agnes tetap konsumsi Evolene sebagai pengganti menu sarapan dan pengganti snack di malam hari.

Related Posts